Review: Mercedes-Benz S600 W140 by Norev

Review: Mercedes-Benz S600 W140 by Norev

Ini merupakan posting pertama saya tentang review diecast dan yang pertama akan saya review yaitu diecast keluaran Norev dengan skala 1:18.

Diecast Specification :

  • Manufacturer: Norev (French)
  • Model: Mercedes-Benz S600 W140
  • Scale: 1:18

Mercedes Benz W140 Scale Model by Norev

Mobil elegan yang di produksi sekitaran tahun 1997 ke atas ini menawarkan kesan elegan dan ekslusif, dimana mobil ini juga digunakan sebagai kendaraan kepresidenan dari masa Presiden Suharto hingga SBY.

Detail yang ada di mobil ini juga cukup baik, 4 pintu, kap mesin dan bagasi dapat dibuka dan kain beludru menempel di lantai bagasi dan bagian dalam mobil. Read more

Advertisements
Santai Sore di Teras Cihampelas

Santai Sore di Teras Cihampelas

Kota Bandung memang seperti tiada berhentinya berinovasi terutama membuat ruang publik baru yang bertujuan menaikkan happiness index bagi warganya maupun wisatawan yang datang ke Bandung. Salah satunya yang baru diresmikan pada bulan Januari lalu yaitu Teras Cihampelas, sebuah skywalk yang membentang diatas jalan Cihampelas sepenjang 450 meter.

Continue reading

Explore Singapore!

Explore Singapore!

12 November 2016

Hari ini kali kedua aku mengunjungi Singapura namun pada kesempatan ini aku pergi bertiga sama Agung dan Rama. Awalnya Singapura ini menjadi destinasi pertama dari rangkaian tour 3 negara (Singapura-Malaysia-Thailand), namun karena di tempat kerja sekarang belum dapet cuti, jadi cuma bisa ikut ke Singapura dihari Sabtu-Minggu.

Continue reading

Choir Concert – Goethe Institute

Choir Concert – Goethe Institute

Sunday, October 2nd 2016

Hi,

This is my first time to attend choir concert. I got a ticket from her for this concert, in beginning I think it “just” an ordinary concert, but the performers give their best and result awesome performance on the stage! Located at Goethe-Institute building in Menteng area Central Jakarta, we attend the concert present by UHAMKA (University Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA). The concert divide into two session, because we all come late to we just see the second session of the concert where it perform by the choir group.

Continue reading

Jalan-Jalan ke Dusun Bambu dan Floating Market (Lembang Edition)

Jalan-Jalan ke Dusun Bambu dan Floating Market (Lembang Edition)

Masih di waktu liburan kuliah, selagi ada waktu senggang saya isi dengan hal-hal yang menyenangkan salah satunya jalan-jalan. Kali ini saya mengisi weekend dengan mengunjungi Dusun Bambu dan Floating Market. Setelah dirundingin sehari sebelumnya tentang urutan tempat yang akan dikunjungi, akhirnya Dusun Bambu lah yang pertama kali kita kunjungi.

Dusun Bambu

Walau sempat ada insiden yaitu motor saya diserempet mobil, tapi tidak mengurangi semangat untuk mengeksplor Dusun Bambu ini. Awalnya saya kira Dusun Bambu ini hanya tempat makan dengan beberapa rumah seperti sangkar burung. Namun ternyata salah! Dengan membayar karcis masuk Rp. 10.000 per orang dan tarif motor Rp. 10.000. Untuk menuju ke “jantung” dari Dusun Bambu itu sendiri, kita harus menumpang mobil “warawiri” semacam shuttle dari bawah ke atas. Begitu sampai diatas, kita bebas mau main kemana.

dusun bambu

-Lutung Kasarung

Di sini kita bisa makan didalam rumah pohon yang dihias sedemikian rupa menyerupai sangkar burung. Entah apa korelasi nama “lutung” sama rumah sangkar burung ini, bisa Anda lihat di webnya. Tapi sensasi kalau makan didalamnya keren juga. Namun karena sadar diri dengan keterbatasan sebagai mahasiswa, ya kami baru bisa foto-foto saja didekatnya. hehe

-Pasar Khatulistiwa

Semacam food center yang menwarkan banyak pilihan jajanan pasar tradisional. Dari ketan bakar, kue ape, dan masih banyak lagi kuliner yang disajikan disini (tentunya harga tempat wisata yah!).

IMG_7293

-Purbasari

Awalnya saya kira ini semacam cottage, ternyata setelah ditelusuri itu tempat makan lesehan. Makan di danau kecil ini sepertinya menambah kenikmatan selain di pinggir danau, kita juga bisa sambil melihat pemandangan hamparan pegunungan di depannya. Untuk berfoto juga spot disini cukup menarik.

IMG_7453

Floating Market

Ini dia tempat yang sempat jadi trending topic sejak lama, dan akhirnya saya bisa kesini beberapa tahun kemudian. Lokasinya ternyata cukup dekat, dekat dengan jalan raya Grand Hotel Lembang dan memiliki lahan parkir yang sangat luas. Tiket masuk per orangnya yakni Rp.15.000 dan motor Rp.5000. Di floating market ini pedagangnya berjualan di atas perahu yang menyandar. Kebetulan kami datang kesini saat maghrib dan sudah banyak yang habis. Oh iya, bertransaksi disini pakai koin khusus yang dapat dibeli di loket-loket yang tersedia dengan kelipatan 5ribu. Banyak pilihan kuliner yang berada di sepanjang danau ini dengan harga yang masih masuk kantong. Namun ada juga restoran namun tidak terapung. Tiket masuk dapat ditukarkan dengan minuman (kopi, lemon tea, atau milo) di area foodmartnya.

Menurut saya untuk berkunjung kesini mau siang ataupun malam tidak masalah asal jangan terlalu malam. Sebab pukul 7 malam saja sudah pada pulang perahu-perahunya dan tepat pukul set.8 sudah hampir tidak ada yang buka.