Catatan Perjanalan : Singapura #2

Singapura – Bagian Kedua

Di bagian kedua ini saya ingin bercerita mengenai pengalaman saya berkeliling ke beberapa tempat yang famous di Singapura, dimana dulu saya berkhayal kapan ya bisa kesana dan pada akhirnya alhamdulilah saya dapat mengunjunginya.

Sentosa Islands: Madame Tussauds Museum & Universal Studio Singapore

Di hari kedua dalam traveling ke Singapura ini saya mengunjungi tempat wisata yang cukup terkenal di Singapura. Untuk dapat mencapai Sentosa Island, kita dapat menggunakan SMRT dengan tujuan Harbour Front bisa dengan Circle Line atau North East Line tergantung lebih dekat yang mana. DI Harbour Front kita akan memasuki Vivo City sebelum naik Sentosa Express yaitu sebuah kereta monorail yang akan mengantar kita ke pulau Sentosa. Tarif Sentosa Express ini cukup mahal yaitu S$4 (atau sekitar Rp.40.000), namun dengan biaya segitu kita dapat dengan bebas naik turun dimana saja dan sudah termasuk ongkos pulang ke Vivo City/ Sentosa Station. Pemberhentian pertama kami yaitu di Imbiah Station karena yang pertama kali dituju yaitu Image of Singapore Live dan Madame Tussauds.

Atraksi pertama yaitu Imaga of Singapore Live, yaitu sebuah show yang menceritakan bagaimana awal mula Singapura. Jadi ceritanya seperti berikut :

Singapura yang terletak di antara dua samudera dimana dilewati jalur perdagangan dunia, memunculkan ide dari 4 orang yang berbeda suku (Melayu, India, Barat, China) untuk mendirikan sebuah pusat perdagangan sehingga dapat kita lihat sekarang perdagangan di SIngapura sangat maju. Setelah itu diceritakan pula masa-masa kelam Singapura saat dijajah oleh Jepang yang saat itu terjadi pertempuran, dan setelah Jepang menyerah lalu diadakanlah referendum untuk menentukan nasib bangsa mereka untuk berpisah dari Malaysia atau tetap menjadi bagiannya dan hasilnya rakyat Singapur memilih untuk memisahkan diri. Dengan kombinasi suku bangsa yang harmoni dan saling bersinergi akhirnya menghasilkan Singapura yang dapat kita lihat saat ini, sebuah negara pulau kecil namun salah satu negara maju dan macan asia! Jujur saya merasa iri karena negara kecil dengan sumber daya alam yang sangat sedikit bahkan bisa dibilang tidak ada apa-apanya disbanding Indonesia namun dapat menjadi sebuah negara yang amat maju dan tingkat perekonomiannya pun diakui dunia.

Setelah selesai dengan live show Image of Singapore, akhirnya kami memasuki museum Madame Tussauds. Di dalamnya terdapat beberapa patung lilin dari tokoh-tokoh terkenal di dunia, mulai dari presiden pertama kita Bung Karno, Lee Kwan Yew, Barack Obama serta beberapa tokoh didunia perfilman dan olahraga ada di dalamnya. Jujur saja saya mungkin merasa sangat rugi kalau membayar hanya untuk melihat patung-patung lilin, dan pintarnya mereka yaitu di kombinasikan dengan show Image of Singapore sehingga tidak membuat pengunjung bosan atau bahkan merasa menyesal.

Universal Studio Singapore (USS)

Ada yang bilang kalau sekarang ke Singapura tapi belum foto di depan globe USS belum afdol, nah saya pun penasaran dengan rupa globe USS tersebut. Dengan naik Sentosa Express sekali dari Imbiah Station ke Waterfront Station, kami bergegas melihat USS dan tujuan utamanya hanya sekedar berfoto di depan globe USS.

Taman bermain yang menurut saya cukup mahal, tiket untuk orang dewasa yaitu S$74 dan untuk anak-anak S$54 (bisa berkali lipat tiket masuk Dufan lho). Karena dari awal tidak diniatkan untuk bermain di USS akhirnya saya hanya berfoto di depan USS saja, sudah hampir afdol ke Singapurnya berarti :p.

DSCF0343

Orchard Road

Siapa sih yang tidak tahu Orchard Road? Sebuah nama jalan yang tidak asing terdengar di Singapura ini ternyata jalan berbayar dengan menggunakan sistem ERP (Electronic Road Pricing) sehingga kalau kendaraan roda empat atau dua harus membayar sejumlah uang untuk bisa melewati jalan ini. Namun bagi pedestrian, areanya cukup luas dan bersih. Minggu sore setelah dari Sentosa kami menyempatkan diri berjalan-jalan ke beberapa mall di Orchard Rd. seperti ION mall, Paragon dan satu mall lagi saya lupa namanya.

Ada yang unik di Orchard Rd. ini yaitu ada penjual es potong Walls yang antriannya bisa mengular panjang. Hanya dengan merogoh S$2 kita bisa menikmati es potong sambil duduk santai di tangga mall ION / Plaza Atria melihat orang lalu lalang dan juga sambil mengistirahatkan kaki yang sudah banyak jalan kesana kemari sejak pagi tadi.

Kami menyusuri Orchard sampai hotel kami yang berada di Penang Ln. karena berjalan sambil enjoy, tidak terasa perjalanan yang cukup jauh dari ujung Orchard sampai Penang kami tidak merasa terlalu capek. Di ujung Orchard, tepatnya di seberang Stasiun Dhoby Ghaut ada Plaza Singapura yang juga ada akses kedalam stasiun MRT.

 

Merlion Park

Merlion part berada di Fullerton Road, yaitu di sekitar downtown Singapura (kalau di Jakarta disekitar SCBD) yang berdiri gedung-gedung pencakar langit. Kalau menggunakan MRT, kita bisa berhenti di stasiun Raffles Place lalu jalan kaki sedikit. Patung Merlion ini merupakan symbol dari negara Singapura, yang pasti hampir semua orang tahu identitas patung ini. Patung berkepala singa dan berbadan ikan ini konon menyimpan arti dari negara Singapura sendiri (bisa dibaca di Wikipedia). Di sini juga kita bisa melihat Marina Bay Sands, X-Planet serta beberapa ikon kota lainnya maka tidak heran walau masih pagi pun tempat ini sudah padat dikunjungi wisatawan yang ingin berfoto. Tips dari saya, kalau kesini lebih baik membawa bekal sendiri, sebab harga snack maupun minuman di kios-kios sekitar sini sangat mahal (French fries regular seperti yang di McD disini bisa seharga 40rbuan hehe).

Sekian catatan perjalanan saya di Singapura, semoga masih diberi kesempatan untuk menjelajah lagi baik di dalam negeri maupun luar negeri, Amin..

Some photoshoot can be seen here!

Advertisements

2 thoughts on “Catatan Perjanalan : Singapura #2

  1. Saya baca dari yang awal sampe yang kedua hehe. Keren banget emang ya Singapura. Saya juga pengen banget bisa ke sana. Pasti kalau ke sana bakal kagum-kagum gitu sama etika masyarakatnya. Kira-kira kalau orang Singapura ke Indonesia bakal komentar apa ya mereka hahaha. Salam kenal 🙂

    • Salam kenal, terima kasih sudah baca tulisan saya hehe..
      Betul saya kagum dengan Singapura, menurut saya ada baiknya kita juga benchmark drngan negara lain supaya membuka wawasan dan bisa mengambil hal2 baik yang mungkin bisa diterapkan di negara kita ini, semoga suatu saat kamu juga bisa kesana yaa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s