Helm SNI boleh aja, tapi..

Sekarang lagi gencar banget aturan helm SNI dimana-mana. Aku sih oke-oke aja dengan adanya aturan ini, sebab bisa mengupayakan biar para rider pake  helm yang sesuai standar yang bukan helm asal-asalan. Tapi yang jadi satu pertanyaan besar, helm-helm dari luar yang harganya diatas 500rbu yang secara kualitas emang bisa dibilang top tapi ngga ada logo SNI-nya masa ngga boleh juga sih?

Jadi misalnya gitu helm kayak Arai, , Nolan, AGV dll yang emang udah teruji mutunya, gara-gara ngga ada logo SNI-nya ngga boleh dipake, kan ngga adil juga. Masa kalo helm kita AGV yang 1 jutaan, ngga ada SNI-nya harus diganti sama bmc yang 95rbu yang ber-SNI?? Kayaknya harus ada sosialisasi lebih lanjut deh biar para pengendara motor paham betul UU Lalu-lintas tentang helm ber-SNI ini. Dendanya juga lumayan memberatkan kantung yakni Rp.250.000,00 .

berikut ada beberapa kriteria helm SNI yang gw kutip dari   http://2bikers.net/kenali-helm-sni/:

I. Bahan helm
Dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya
Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tahan perubahan suhu
Bagian yang bersentuhan dengan kulit tidak menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, dan tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai.

II. Konstruksi
Helm harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu
Tinggi helm sekurang-kurangnya 114 milimeter
Tempurung terbuat dari bahan yang keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat
Peredam benturan terdiri dari lapisan peredam kejut dengan tebal sekurang-kurangnya 10 milimeter
Tali pengikat dagu lebarnya minimum 20 milimeter
Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat pada tiap sisi dan sudutpandang vertikal sekurang-kurangnya 30 derajat di atas dan 45 derajat di bawah
Helm tidak boleh mempengaruhi fungsi aura dari pengguna terhadap suatu bahaya
Lubang ventilasi dipasang pada tempurung sedemikian rupa sehingga dapat mempertahankan temperatur pada ruang antara kepala dan tempurung.

Kalo dsuruh milih salah satu diantara kedua helm dibawah, pada mau milih yang mna?

standar tpi SNI?

INK tanpa SNI?

Jadi gimana pendapat kalian??

Advertisements

2 thoughts on “Helm SNI boleh aja, tapi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s